Senin, 30 Agustus 2010

Hong Kong perketat KPR cegah gelembung properti

JAKARTA: Pemerintah Hong Kong akan mencoba mencegah gelembung properti huniannya dengan memperketat pembatasan pembiayaan properti dan membuka lebih banyak lahan bagi pengembangan properti di wilayah tersebut.

Harga rumah di Hong Kong melonjak hingga 40% sejak 2009 karena diuntungkan oleh rendahnya bunga KPR dan meningkatnya jumlah pembeli hunian asal China.

Pemerintah Hong Kong menargetkan pertumbuhan industri huniannya antara 10% hingga 15% hingga akhir tahun ini.

Global Property Guide, perusahaan riset dan publikasi industri property, menyebutkan total outstanding KPR di wilayah otonomi China itu mencapai HK$679,5 miliar hingga per Juni 2010 atau meningkat HK$91,9 miliar dibandingkan posisi akhir 2008.

Otoritas Hong Kong akan meminta perbankan melakukan upaya kenaikan bunga KPR 2% atau lebih. Kebijakan baru itu diperkirakan bisa mendinginkan pasar dengan penurunan persetujuan kredit hingga 6,2% pada Juni.

Laju perekonomian Hong Kong pada tahun ini diperkirakan mencapai 5% hingga 6% atau jauh lebih tinggi dari yang ditargetkan pemerintah Hong Kong sendiri.

[Sumber: Dari sini ]

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

Jumat, 27 Agustus 2010

Intiland Agresif Bangun Rumah & Apartemen

INILAH.COM, Jakarta - PT Intiland Development Tbk (DILD) tampakanya agresif membangun perumahan, apartemen dan kantor tahun depan.

Demikian dikatakan Sekretaris Perusahaan Intiland, Theresia Rustandi. Pembangunan perumahan dan apartemen memberikan kontribusi untuk pendapatan perseroan hingga 80%, dibandingkan hotel hanya 20%. "Jadi kita harus tetap membangun untuk dijual belum untuk di sewakan," ujarnya.

Dijabarkannya, Intiland akan membangun kantor dan perumahan yang berlokasi di TB Simatupang dengan luar tanah sekitar 7 herktar. "Tahan ini milik salah satu pemegang saham, namun ia tetap memiliki 10% dan Intiland 90%," urainya.

Dana pembangunan kantor dan perumahan memakan biaya 50% dati hasil penerbitan rights issue sekitar Rp2,073 triliun.

Selain di TB Simatupang, Intiland pun akan membangun kawasan perumahan di Tangerang dengan luas tanah sekitar 500 hektar. Namun, 150 hektar lahan masih dalam tahap pembebasan, sedangkan 350 hektar sudah siap dibangun. Dana pembebasan lahan ini diperoleh dari rights issue sekitar 50%nya. "Pembangunan perumahan ini nantinya kita JV dengan swasta guna membiayai," ujarnya.

Mengenai masalah kontrak, lanjutnya masih belum dibicarakan sebab pembangunan baru akan berjalan tahun depan. "Kontraktornya nanti akan dibicarakan jika sudah mau berjalan," paparnya. [hid]

[Sumber: http://www.inilah.com/news/read/ekonomi/2010/08/26/772571/intiland-agresif-bangun-rumah-dan-apartemen/ ]

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

Kamis, 26 Agustus 2010

Yuk, Susun Anggaran Liburan!

Dengan perencanaan yang matang, liburan akan menjadi agenda tahunan keluarga. Dananya juga tidak akan membebani dana anggaran utama.

Liburan adalah waktu yang di tunggu-tunggu oleh semua keluarga. Selain untuk melepas penat dan memulihkan kembali fisik dan mental yang lelah akibat rutinitas sehari-hari, jliburan juga akan memberikan pengalaman seru dan tak terlupakan si kecil. Tapi jika dana yang ada terbatas, bagaimana solusinya agar liburan bisa berjalan tanpa mengurangi dana untuk hal-hal yang utama?

Buat Rencana. Buat rencana kemana keluarga akan pergi berlibur. Hal ini terkait dengan dana yang akan di keluarkan. Jika di dalam kota, makan dananya lebih kecil, sedangkan jika di luar kota, atau luar daerah, bahkan mungkin luar negeri, membutuhkan dana yang tidak sedikit. Buat Cheklist kota atau tempat wisata apa saja yang akan menjadi tujuan, berapa tiket masuknya, bagaimana transportasinya, apakah dapat menggunakan kendaraan pribadi, atau harus naik pesawat. Dimana keluarga akan menginap. Jika di tempat wisata yang di tuju ada rumah saudara, lebih baik jika kita menginap di sanak family. Selain bersilaturahmi, juga dapat mengurangi anggaran untuk penginapan. Untuk makanan, apakah bisa membawa makanan matang dan dimakan ditempat tujuan (sehingga tidak perlu mengeluarkan dana untuk makan). Dan jangan lupa untuk memperhitungkan biaya yang tidak terduga.

Disiplin menabung. Disiplinkan diri Ibu untuk menyisihkan dana setiap bulannya untuk ditabung. Buat tabungan yang tidak dapat diambil sewaktu-waktu misalnya dengan tidak menggunakan kartu ATM. Masukkan poin tabungan di dalam neraca keuangan keluarga, agar selalu tersedia dana untuk di tabung Bila menggunakan prinsip pengelolaan keuangan konvensional yaitu Penghasilan – Pengeluaran = Tabungan, maka Anda tidak akan pernah punya dana lebih untuk liburan. Gunakan metode “Penghasilan – Tabungan = Pengeluaran”, agar dana untuk tabungan dapat terus ada dan tidak bergantung kepada banyaknya pengeluaran. Ibu juga dapat mengajarkan si kecil menabung dengan memberikannya celengan bergambar tokoh kesukaannya, dan mengisinya dengan sebagian uang jajan yang Ibu berikan.

Alternatif berlibur. Liburan tidak harus ke luar kota atau ke pantai. Ibu dapat mengajak si kecil menikmati liburan sekaligus belajar. Mengunjungi museum dan tempat bersejarah membuat si kecil menghargai bangsanya. Ibu juga dapat mengajak si kecil menghabiskan liburan di klub kreativitas, si kecil dapat mengikuti kelas menggambar, melukis, membuat kerajinan tangan dan lain sebagainya. Atau Ibu dapat mengingkatkan kepercayaan diri si kecil dengan mengajaknya mengikuti kegiatan outbound yang seru.

Mungkin saja di kesempatan pertama ini, anggaran Anda belum benar-benar memenuhi kebutuhan berlibur Anda. Tetapi dengan selalu menyusun anggaran setiap akan bertamasya, Anda akan semakin trampil, semakin detil dan susunan anggaran rancangan Anda semakin mendekati kebutuhan riil liburan keluarga Anda.

[Sumber: http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Keluarga/Keuangan/keluarga.yuk.susun.anggaran.liburan/001/004/2/1/1 ]

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

Bijak Belanja Kebutuhan Lebaran

Lebaran identik dengan belanja, mulai dari makanan hingga pakaian. Waspadai pengeluaran yang membengkak di hari Lebaran, yang bisa menghabiskan simpanan Anda.

Lebaran adalah saat ketika seluruh umat Muslim merayakan kemenangan setelah sebulan berpuasa. Juga saat menyambung kembali tali silaturahmi yang sempat terputus oleh berbagai kesibukan.Tak heran jika orang rela mengeluarkan berapa pun uang yang dimiliki untuk menyemarakkan hari istimewa itu. Namun, waspadai pengeluaran yang membengkak di hari Lebaran, yang bisa menghabiskan simpanan Anda.

Pengeluaran membengkak. Setiap tahun, kita menghadapi beberapa momen berulang yang butuh pengeluaran besar. Antara lain: Hari Raya (sesuai agama yang dianut), anak masuk sekolah atau masuk ke jenjang pendidikan baru (misalnya masuk TK, atau SD), dan masa-masa liburan. Ketiga momen ini harus diantisipasi sebelumnya.

Khusus untuk bulan puasa dan Lebaran, pengeluaran dapat membengkak berkali-kali lipat. Lebaran biasanya dibarengi kenaikan harga-harga dan banyaknya kebutuhan. Anda perlu mempersiapkan jauh-jauh hari, bahkan sebelum masuk bulan puasa. Tidak ada patokan ideal untuk pengeluaran Lebaran. Namun, menurut Safir Senduk, perencana keuangan keluarga, umumnya, sebuah keluarga mengeluarkan sekitar 2 hingga 3 kali dari pengeluarannya perbulan. "Pengeluaran ini masih termasuk pengeluaran yang wajar. Jika pengeluaran di Hari Raya hingga lima kali pengeluaran bulan-bulan sebelumnya, kita harus waspada!" ujarnya.

Cermati pos-pos baru. Cermati munculnya pos-pos baru atau pos-pos lama yang angkanya berlipat di Hari Lebaran. Misalnya, sembako yang harganya jadi berlipat karena kebutuhan meningkat. Sedangkan pos-pos baru, antara lain: pemberian hadiah Lebaran untuk pekerja di rumah, kerabat atau tetangga dan biaya mudik. Tentu saja dana yang dikeluarkan untuk pos-pos tertentu pada satu keluarga berbeda dengan keluarga lain, sesuai kebutuhan masing-masing.

Sebagian keluarga, pos baru yang banyak mengeluarkan biaya adalah perbaikan perabotan rumah. Saat Lebaran, karena menerima banyak tamu, biasanya rumah diperbaharui seperti  tirai dan sofa, juga mencat tembok. Keluarga lain, harus menyiapkan dana khusus untuk pesawat dan hotel untuk mudik atau menjenguk orang tua. Padahal, di saat-saat Hari Raya tarif hotel dan tiket pesawat cukup tinggi harganya.

Jangan dihabiskan. Yang terpenting, kebutuhan Lebaran jangan sampai mengganggu tabungan. Dengan begitu, kita bisa terhindar dari masa-masa sulit setelah Lebaran. Tidak selamanya hidup seseorang selalu di atas. Ada kalanya orang memerlukan dana dari simpanan di masa-masa sulit, seperti PHK atau sakit dan sebagainya. Jadi, jangan habiskan tabungan Anda untuk ber-Lebaran.

[Sumber: http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Keluarga/Keuangan/bijak.belanja.kebutuhan.lebaran/001/004/18/2/1 ]

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

Rabu, 25 Agustus 2010

Suku Bunga KPR Masih Hambat Bisnis Properti

JAKARTA. Tingginya suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dinilai masih menghambat bisnis properti. Demikian salah satu poin pendapat responden hasil survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia (BI).

Selain bunga KPR, tiga hal lainnya yang menghambat adalah kenaikan harga bangunan, tingginya pajak, dan sulitnya perizinan alias birokrasi yang berbelit. SHPR merupakan survei BI triwulanan yang mencakup 45 pengembang utama di wilayah Jabodetabek-Banten dan sekitar 215 pengembang properti di 13 kantor BI (KBI).

Survei juga mengatakan, dana internal perusahaan masih menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan properti residensial. Dari sisi konsumen, KPR dengan tingkat bunga rata-rata antara 10%-12% menjadi pilihan utama dalam transaksi pembelian.

Menurut para responden, berdasarkan tipe rumah, kenaikan harga tertinggi terjadi pada rumah tipe kecil. Pada triwulan III 2010, responden berpendapat, kenaikan harga properti masih akan berlanjut dengan kenaikan yang melambat dibandingkan dengan kuartal II tahun ini. Penyebab utama kenaikan tersebut adalah kenaikan harga bangunan dan upah pekerja.

[Sumber: Keuangankontan.co.id ]

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

Selasa, 24 Agustus 2010

Paris Hilton Ingin Berbisnis Hotel & Properti

Menjadi salah satu pewaris dan cucu dari pemilik grup hotel terbesar Conrad, banyak yang memprediksikan Paris Hilton akan menjadi pebisnis andal dan sukses seperti sang kakek.

Namun kenyataan berkata lain, nama Paris justru lebih dikenal sebagai sosialita nomor satu yang identik dengan pesta dan dunia malam. Dan dia berhasil menempatkan popularitasnya sebagai kaum jet set nomor satu abad ini.

Meski demikian dalam salah satu kesempatan wawancara, Paris pernah mengungkapkan cita-citanya untuk menjadi investor real estate sekaligus pemilik hotel.

"Aku sudah melakukan banyak hal. Untuk proyekku selanjutnya, aku ingin melibatkan diri dalam membangun sebuah real estate. Dan sekarang aku telah melakukan semua hal yang aku inginkan, termasuk untuk membangun dan membuka hotel milikku pribadi," ujar Paris, Senin, 23 Agustus 2010 seperti dikutip dari Contact Music.


[Sumber: Vivanews.com]


Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya :-)

Senin, 23 Agustus 2010

Trend Budget Hotel


 Setelah sukses dengan program visit Indonesia year di tahun 2009 yang telah meningkatkan kepariwisataan Indonesia. Di Tahun 2010 Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata akan melaksanakan kurang lebih program yang sama. Mengajak wisatawan asing maupun domestik untuk berkunjung ke tempat-tempat wisata yang ada di Indonesia

Untuk saat ini perkembangan wisatawan asing atau domestik atau backpacker sangat meningkat. Terlihat di beberapa kota sebagai tujuan wisatawan seperti, Bali, Yogyakarta, maupun Bandung saat liburan tiba, semua penginapan di wilayah tersebut full booked. Agak sulit mencari penginapan saat musim liburan. Sehingga bagi kita yang ingin berlibur harus reserved dari jauh-jauh hari agar bisa dapat penginapan yang sesuai dengan budget kita.

Hal yang paling penting dipersiapkan untuk liburan adalah budgeting selain kesehatan kita tentunya. Nah bicara mengenai budgeting harus disesuaikan dengan apa yang ingin kita lakukan di tempat wisata tersebut, ingin Backpacker dengan biaya yang lebih rendah atau ingin wisata dengan nyaman dan biaya pun agak mahal. Lalu juga survey harga untuk tempat tinggal kita selama berwisata. Pilihan tempat tinggal bisa hotel ataupun villa atau rumah penduduk sekitar yang bisa kita sewa. Semua pilihan penginapan tergantung dari budget & gaya liburan kita.

Liburan dengan budget yang tinggi bukanlah hal yang istimewa untuk dibicarakan. Lalu, bagaimana jika anggaran liburan kita pas-pasan? Tentu bukan hal yang gampang, karena harus memperhitungkan dengan hati-hati pengeluaran mana yang harus diciutkan nanti. Jika problem seperti ini, hotel murah dijadikan pilihan sebagai tempat menginap selama liburan nanti.

Ini ada beberapa referensi hotel di wilayah Bali, Bandung, dan Yogyakarta untuk yang ingin berwisata kesana atau backpacking kesana dengan hotel yang murah, nyaman, dan sesuai budget tentunya :

Bali :
- Tune Hotels
Hotel yang terletak di kuta ini dilengkapi fasilitas yang lengkap, 6 menit berjalan dari pantai kuta, dekat dengan shopping center dan dining area di jalan pantai kuta. Dengan harga yang hemat cocok bagi kantong backpacker.

Lokasi: Jl.Kahyangan Suci (off jalan pantai kuta), kuta, Bali, Indonesia

Untuk Harga : Rp 180.000 / malam

Bandung :
- Graha Sartika Hotel
Hotel dengan biaya ringan yang cocok untuk kantong backpacker, terletak di kawasan yang strategis, cocok untuk dijadikan tujuan wisata di kota Bandung.
Lokasi : Jl. Pelajar Pejuang 45 No. 42 Bandung , telp : 022-7312516, 022-7303369

Untuk Harga : Standard Room Rp.150.000 (non AC) – Executive Room Rp. 180.000 (AC)

Yogyakarta:
- Hotel Agung Mas
Dibangun dalam kemegahan arsitektur serta nuansa tradisional dalam interior yang kental. Rasakan kehangatan sapaan dan senyuman ketika Anda berkunjung.

Lokasi: Jl. Hos Cokroaminoto 108 Jogya, phone: +62 274 619576, +62 274 619782.

Untuk Harga: Kamar Kusumo Rp.93.500 include tv 14”, cold water, fan

Itu beberapa referensi hotel murah di Bali, Bandung, dan Yogyakarta.Bisa dijadikan pertimbangan untuk membuat budgeting liburan nanti. Liburan nyaman dengan biaya ringan .

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)