Senin, 03 Januari 2011

PP Properti Asing Diprioritaskan

JAKARTA - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) berjanji akan menyelesaikan Peraturan Pemerintah (PP) mengenai kepemilikan properti bagi orang asing paling lambat Juni 2011. PP mengenai properti untuk orang asing merupakan bagian dari 5 PP sebagai turunan dari Undang-undang (UU) Perumahan dan Pemukiman yang disahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada 17 Desember 2010 lalu.

Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa mengatakan, saat ini pemerintah sedang memprioritaskan penyelesaian PP yang terkait properti bagi orang asing. "Mudah-mudahan tiga bulan ini sudah selesai, sebelum Juni diusahakan selesai, dan bisa langsung diterapkan," kata Suharso di kantornya di Jakarta, Senin (27/12).

Untuk PP lainnya, Suharso berjanji akan menyelesaikan pada tahun 2011. Beberapa PP lain yang sedang disiapkan di antaranya soal konsolidasi pembangunan perumahan, tabungan perumahan, pencegahan lingkungan kumuh, dan terkait lembaga yang ditugasi dalam rangka produksi perumahan swadaya.

PP mengenai kepemilikan properti terhadap orang asing bagian dari revisi PP No 41 Tahun  1996 tentang Kepemilikan Rumah Tinggal atau Hak Hunian bagi Orang Asing yang Berkedudukan di Indonesia. PP tersebut dinilai belum sempurna karena menghambat investasi melalui kepemilikan properti oleh orang asing di Tanah Air.

Sebelumnya Kementerian Perumahan Rakyat mengusulkan properti yang bisa dibeli orang asing memiliki luas bangunan minimal 150 meter persegi dengan harga di atas Rp 2 miliar. Sementara dari pelaku pengembang melalui Realestat Indonesia (REI) mengusulkan minimal Rp 1 miliar. Pemerintah juga mengusulkan mengenai batas waktu kepemilikan akan diberikan selama 70 tahun sekaligus.

"Orang asing bisa sewa atau memiliki, bisa membangun di tanahnya sendiri, kita mendorong supaya orang asing tak membangun rumah sendiri, peraturan ini sudah masuk di undang-undang," tambah Deputi Perumahan Swadaya Kemenpera, Jamil Anshari.

Sementara itu,  Direktur Utama PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), Hiramsyah Thaib, menilai kepemilikan properti oleh investor asing di Indonesia sangat baik untuk mendorong pertumbuhan industri perumahan. Intensifnya pembahasan peraturan kepemilikan asing oleh DPR dan pemerintah, membawa angin segar bagi pertumbuhan pasar properti tahun 2011 yang diprediksi mencapai 20%. Hiramsyah mengungkapkan, Indonesia menjadi satu-satunya negara yang belum berpihak atas kepemilikan properti oleh asing. Padahal dengan langkah tersebut, pasar properti dalam lebih kompetitif. "Kepemilikan asing tidak mengkhawatirkan. Ini akan lebih kompetitif. Ini positif bagi industri properti. Mereka (asing) juga lebih menarik meski bukan sesuatu yang baru. Kita tinggal satu-satunya negara yang belum menerapkan," jelas Hiramsyah di Marketing Gallery Rasuna Epicentrum, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, pekan lalu.

Ia menambahkan, dengan telah disahkan UU Perumahan dan Pemukiman oleh DPR, menjadi pemicu bagi pengembang properti untuk meningkatkan usahanya.  Dalam UU tersebut memang belum mengatur secara rinci tentang kepemilikan properti oleh asing, namun dalam UU tersebut dinyatakan, pemenuhan kebutuhan hunian untuk orang asing hanya dapat menghuni atau menempati rumah dengan cara hak sewa atau hak pakai yang pelaksanaannya dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Jadi, perlu ada peraturan turunan untuk merinci hal tersebut.

Para pengembang menilai, jangka waktu ideal kepemilikan properti oleh asing adalah 99 tahun. Ini mengacu pada aturan yang telah diterapkan di banyak negara. Memang masih ada perdebatan akan hal ini, namun jika keputusan masa kepemilikan hanya 70-80 tahun, Hiramsyah pun menyambut positif.

"Masa berlaku 99 tahun, itu idealnya bagi kita. Tapi kalau REI (Real Estate Indonesia) bilang 70-80 tahun, itu juga sudah cukup. Dasar pertimbangannya usia hidup orang kan sekitar itu," tambahnya.

Selama ini, kepemilikan asing atas properti hanya sebatas hak pakai. Itupun dibatasi selama 26 tahun dan dapat diperpanjang. Perpanjangan masa hak pakai inilah yang menjadi penghambat laju pertumbuhan properti oleh asing. "Ini terlalu pendek, dan diperpanjang. Inilah yang menimbulkan ketindakpastian," tambahnya.

ELTY merupakan perusahaan pengembang properti terintegrasi. Anak usaha grup Bakrie ini memiliki 4 unit usaha, diantaranya City Property, Landed Residential, Hotel and Resort dan infrastruktur terkait properti. Selama ini, tingkat hunian properti milik perseroan yang ada di tengah kota, Taman Rasuna, sebagian besar dihuni oleh orang asing. Sebanyak 2000 unit, atau 50% dari total hunian dihuni orang Korea, dan Taiwan. “Jika peraturan turunan kepemilikan asing rampung di tahun 2011, maka seluruh unit properti perseroan akan semakin berkembang,” kata Hiramsyah.  dtf

5 PP Turunan UU Perumahan dan Pemukiman 2010 yang Akan Dikeluarkan pada 2011:

-Tentang kepemilikan properti bagi orang asing

-Tentang konsolidasi pembangunan perumahan

-Tentang tabungan perumahan

-Tentang pencegahan lingkungan kumuh

-Tentang lembaga yang ditugasi dalam rangka produksi perumahan swadaya

Beberapa Pasal dalam PP Nomor  41 Tahun 1996 yang Akan Direvisi:

Pasal 1

(1) Orang asing yang berkedudukan di Indonesia dapat memiliki sebuah rumah untuk tempat
tinggal atau hunian dengan hak atas tanah tertentu.

(2) Orang asing yang berkedudukan di Indonesia sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) adalah
orang asing yang kehadirannya di Indonesia memberikan manfaat bagi pembangunan
nasional.

Pasal 2

Rumah tempat tinggal atau hunian yang dapat dimiliki oleh orang asing sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 1 adalah:

1. Rumah yang berdiri sendiri yang dibangun di atas bidang tanah:
a. Hak Pakai atas tanah Negara;
b. Yang dikuasai berdasarkan perjanjian dengan pemengang hak atas tanah.

2. Satuan rumah susun yang dibangun di atas bidang tanah Hak Pakai atas tanah Negara.


Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)
Pengen punya rumah sendiri? kini bukan hal yang susah. klik DISINI semua jadi mudah !!

Kabar Jatim: Bisnis Properti Jatim Cerah

SURABAYA: Berikut berbagai berita yang menjadi sorotan sejumlah media di Jawa Timur, antara lain sidang perdana pengadilan tipikor di Surabaya dan peresmian penerbangan perdana di Banyuwangi.

PENGADIKAN TIPIKOR: Sidang perdana pengadilan tipikor di Surabaya baru akan berlangsung pada Rabu, 5 Januari 2011 dengan agenda pertama gelar kasus penggelapan dana Program Pembangunan Jalan Desa (P2JD) sebesar Rp276 juta. Kepala PN Surabaya Heru Pramono mengatakan, program bantuan fasilitas umum (fasum) untuk masyarakat desa Banyuwangi ini melibatkan salah satu kepala desa di Banyuwangi. Keberadaan pengadilan Tindak Pidana Korupsi (tipikor) merupakan kepanjangan tangan dari Mahkamah Agung untuk membidik para koruptor di daerah. (Bisnis-Jatim.com)

PROPERTI JATIM: Bisnis properti di Jatim pada 2011 diprediksikan cerah meski dibayangi ketidakpastian kenaikan suku bunga kredit bank dan perkiraan angka inflasi yang tinggi. Wakil Ketua Ketua DPD REI Jawa Timur Tri Wedyanto, mengatakan bisnis properti pada 2011 diprediksi cerah. Setidaknya pada kuartal I/2011, karena suku bunga kredit yang diperkirakan turun. Saat ini, rata-rata suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) hanya 9,75% dan tahun depan diprediksikan bisa turun lagi jika inflasi bisa ditekan rendah. (Bisnis-Jatim.com)

PENERBANGAN PERDANA: Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono bersama Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, Rabu (29/12), meresmikan penerbangan komersial Surabaya-Banyuwangi-Denpasar di Lapangan Terbang Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi. Manajer Pemasaran Maskapai Sky Aviation Sutito Zaenuddin mengemukakan, penerbangan dengan pesawat jenis Caravan Cessna itu pada tahap awal hanya menyediakan satu pesawat seharga Banyuwangi–Surabaya harga tiketnya masih Rp 900.000, sedangkan Banyuwangi–Denpasar Rp 600.000. Bupati Banyuwangi H Abdullah Azwar Anas berharap penerbangan perdana mampu mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di daerahnya. (KOMPAS Jatim)

PENOLAKAN TOL TENGAH: Diskusi pembangunan tol tengah, Rabu (29/12) di Balai Pemuda Surabaya, diwarnai penolakan atas proyek pembangunan itu. Penolakan disampaikan warga dari berbagai wilayah yang direncanakan dilewati proyek tol tengah. Warga menyatakan akan menggalang pengumpulan koin sebagai simbol penolakan atas pembangunan jalan tol. Pengumpulan koin akan dikoordinasi melalui setiap RW. Warga tidak yakin janji investor yang tidak akan merugikan warga selama proses penggusuran. Hampir semua kasus penggusuran menyengsarakan warga korban penggusuran. (KOMPAS Jatim)

PELATIHAN PEDAGANG: Seiring bertambah dan ramainya pembeli dan pedagang pasar induk osowilangun hingga mencapai 300 pedagang, sejumlah perbaikan dan pelatihan usaha pun digalakkan oleh pengelola. Pedagang diharapkan mendapat pelatihan usaha dengan dasar kewirausahaan komplit dengan sertifikat. Materi berupa manajemen keuangan dan wawasan lain seputar wirausaha.


Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)
Pengen punya rumah sendiri? kini bukan hal yang susah. klik DISINI semua jadi mudah !!

Jasa Marga Rambah Bisnis Properti

Jakarta - Tidak hanya bergerak dalam bidang pengembangan jalan tol di Indonesia, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) bakal merambah bisnis properti pada tahun depan. Bisnis tersebut akan dikembangkan di daerah-daerah yang memiliki potensi untuk dikembangkan.

Untuk mengembangkan bisnis tersebut, Direktur Utama PT Jasa Marga Frans Setiyaki Sunito mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan pengembang. Dalam pengembangan properti tersebut, ia tidak ingin menjelaskan lebih detail. Namun dia membocorkan akan ada tiga lokasi properti sekitar jalan tol yang berpotensi untuk dibangun. "Kami belum bisa menyebutkan secara detail rencana ini. Karena usaha properti sensitif apalagi terhadap persiapan lahan," kata Frans dalam jumpa pers akhir tahun di kantornya, Kamis (30/12).

Selain properti, kata Frans, Jasa Marga juga mengembangkan beberapa usaha lain yang telah dirintis sejak tahun ini seperti teknologi informasi.  Jasa Marga akan memanfaatkan koridor jalan tol untuk menyalurkan jaringan informasi yang rencananya akan bekerja sama dengan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. "Kami sedang menyusun rencana bisnisnya. Kemungkinan kami akan membentuk anak perusahaan baru bersama PT Telkom," jelasnya.

Frans juga menuturkan, Jasa Marga telah mengambil alih perusahaan pemeliharaan jalan tol yang sebelumnya dikelola oleh Dana Pensiun Jasa Marga. Pengambilalihan ini dilakukan agar perusahaan dapat mengendalikan pemeliharaan jalan tol lebih baik, sehingga dapat memberikan layanan langsung. "Bisnis inti kami pengembang dan operator jalan tol. Ini hanya usaha lain, jadi bukan beralih usaha," katanya.

Selain itu pihaknya juga bakal mengembangkan tempat istirahat dan pelayanan (TIP). Dia mencontohkan seperti di tol Palimanan-Kanci. Pihaknya mengelola sendiri tempat istirahat dan SPBU di sana.

Di kilometer tersebut, tersedia lahan sekitar 40 hektare yang akan dikembangkan sebagai tempat istirahat. "Nantinya akan dibuat di dua sisi yang berseberangan. Tempat istirahat itu pun akan menjadi tempat rekreasi yang tematik. Saat ini desainnya sedang dibahas," ujarnya.


Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)
Pengen punya rumah sendiri? kini bukan hal yang susah. klik DISINI semua jadi mudah !!

Properti Diperkirakan Tumbuh Pesat 2011

JAKARTA: Seorang agen pemasaran properti memperkirakan propspek bisnis properti pada tahun depan akan terjadi booming, karena tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang meningkat dan investasi industri dari Eropa banyak masuk ke Indonesia.

Ismet Natakarmana, Presdir One Property Group, agen pemasaran properti itu menilai tahun depan prospek bisnis properti akan tumbuh pesat dan lebih bagus dibandingkan dengan tahun ini, seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia. “Saya lebih optimistis akan pertumbuhan penjualaan properti pada tahun 2011,” kata Ismet, kepada Bisnis, tadi siang, di sini.

Hal itu terjadi, kata Ismet, 50, karena tingkat suku bunga deposito yang rendah, sehingga pemilik uang akan memilih investasi di properti, karena harga properti terus meningkat. Selain properti, katanya, orang juga akan investasikan uang pada emas yang sekarang harganya naik.

Berdasarkan perkiraan tersebut, Ismet yang piawai dalam memasarkan ruko itu, mentargetkan nilai penjualan proportinya pada 2011 bisa meningkat 100% dibandingkan tahun ini, sedangkan pertumbuhan penjualan propertinya pada tahun ini juga meningkat 100% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada tahun 2011, dia memperkirakan nilai penjualannya bisa mencapai sekitar Rp200 miliar.

Peningkatan penjualan itu, katanya, terjadi karena semakin banyaknya jumlah ruko yang dipasarkannya dibandingkan dengan tahun sebelumnya, Pada tahun 2009, pihaknya baru memasarkan empat proyek, sedangkan pada 2010 memasarkan 10 proyek yang berhasil menjual sekitar 600 unit.

Jumlah yang terjual itu diperkirakan mencapai 70% dari properti yang dipasarkannya. “Saya bekerja sebagai agen pemasaran properti yang mendapatkan komisi dari developer,” kata Ismet.


Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)
Pengen punya rumah sendiri? kini bukan hal yang susah. klik DISINI semua jadi mudah !!

Satu Properti Bakrie Estate di Tanah Lot Terbakar

Satu bangunan Bakrie Estate Villa Blok 57 di Tanah Lot, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan yang disewa bule asal Rusia, Jumat (31/12) terbakar diduga terkena percikan kembang api saat perayaan malam pergantian tahun.

Kapolsek Kediri AKP Kompian Srinadi di Tabanan, Sabtu (1/1) menjelaskan, vila di areal Bali Nirwana Resort, Tanah Lot itu disewa Michael asal Rusia yang berlibur di Bali. Kebakaran tejadian sekitar pukul 22.30 saat ribuan kembang api diluncurkan ke arah langit Pulau Dewata menyambut datangnya tahun baru.

Percikan api jatuh di atap vila yang terbuat dari ilalang. Michael yang masuk ke vila itu sejak 27 Desember bersama keluarganya langsung menghubungi pengelola vila begitu mengetahui api semakin membesar. Petugas pemadam kebakaran dari Tabanan dengan dua unit mobil pemadam tiba di lokasi beberapa saat kemudian.

"Api dapat kami padamkan sekitar satu jam," kata Kepala Pemadam Kebakaran Tabanan Ketut Suardi.

Sementara itu Kapolsek Kompian Srinadi menyatakan, dugaan sementara api penyebab kebakaran itu berasal dari percikan kembang api. "Namun Kami tidak berani gegabah menyebutkan penyebab kebakaran adalah kembang api, namun baru sebatas dugaan," katanya.

Guna mengungkap penyebab kebaran itu, tim labfor Polda Bali sudah turun ke lokasi. Begitu juga pihaknya akan memintai keterangan penyewa vila wisatawan asal Rusia dan pengelolanya.


Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)
Pengen punya rumah sendiri? kini bukan hal yang susah. klik DISINI semua jadi mudah !!

Gerbang Tol Sentra Primer Pasti Dibangun

JAKARTA: Pemprov DKI Jakarta telah mendapat kepastian dari Kementrian Pekerjaan Umum, PT Jasa Marta dan instansi terkait untuk membangun gerbang tol Sentra Primer untuk keluar dan masuk jalan bebas hambatan di dekat Kantor Walikotamadya Jakarta Timur.
Walikota Jakarta Timur Murdhani mengatakan pemprov sudah alam mengajukan permohonan ke instansi terkait agar dibangun gerbang masuk dan keluar jalan tol Lingkar Luar Timur tersebut sebagai akses bagi kawasan sentra primer baru timur.
"Gerbang tol itu nanti menjadi akses utama bagi kawasan sentra primer baru timur yang selama ini kurang menarik bagi investor untuk berinvestasi karena faktor keterbatasan akses tersebut," katanya di Jakarta hari ini.

Dia mengatakan sudah lama Pemprov DKI Jakarta menetapkan kawasan sentra primer baru timur itu yang meliputi lahan seluas 96 ha yang terdiri atas 44 ha milik PT Perumnas dan 52 ha milik warga Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur.

Namun, rencana pembangunan kawasan yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta No. 1.629/1986 tentang Penguasaan perencanaan untuk pelaksanaan pembangunan kawasan sentra primer baru timur itu sangat telat realiasasinya akibat keterbatasan akses jalan.

Menurut Murdhani, banyak investor berminat membangun properti di kawasan sentra primer baru timur, namun mundur karena melihat aksesnya terbatas hanya mengandalkan jalan Penggilingan serta jalan I Gustri Ngurah Rai dan Arteri Pondok Kopi-Kranji yang kondisinya sangat padat dan lalu lintasnya rawan macet.

"Padahal setelah berdiri gedung Kantor Walikotamadya Jakarta Timur di dalam kawasan sentra primer baru timur itu banyak investor yang berminat masuk, di samping ada yang sudah membangun di sana seperti Grup Bakrie," ujarnya.  

Dia mengatakan sejumlah perkantoran telah dibangun di kawasan sentra primer baru timur, a.l. kantor Walikotamadya Jakarta Timur, kantor PLN Rayon Pondok Kopi, Telkom STO Pondok Kopi, Kodim, Babinkum TNI, YPI Al Azhar, serta kantor BPN dan menara air PDAM Jaya.

Selain itu, lanjutnya, perumahan dan apartemen juga sudah dibangun dan akan terus berkembang seperti Sentra Timur Residence, Eramas 2000, Jakarta Garden City, Perumnas, dan Metland Menteng serta Group Bakrie akan membangun di sana sarana rekreasi air Water Park.  

Sementara itu Wakil Ketua Kaman Dagang dan Industri DKI Jakarta (Kadin Jaya) Yukki N. Hanafi mengatakan banyak potensi bisnis yang dapat dikembangkan di wilayah Jakarta Timur yang dapat ditawarkan kepada investor lokal dan luar negeri.

Salah satunya di kawasan sentra primer baru timur yang berlokasi kawasan sekitar kantor Walikotamadya Jakarta Timur itu telah ditetapkan dalam rencana tata ruang wilayah Jakarta sebagai pengembangan pembangunan Ibu Kota ke arah timur.

"Pemprov DKI menilai pembangunan di wilayah Jakarta bagian selatan, tengah dan utara sudah mencapai titik jenuh sehingga perlu penyebaran ke wilayah lain yaitu kawasan sentra primer baru barat dan timur," ujarnya.

Ketua Umum Kadin Jakarta Timur Romi Lesmana mengatakan pihaknya pernah menerima kunjungan 100 orang pengusaha dan investor asal Goang Zhou, China, yang tertarik untuk melihat peluang bisnis di wilayah Jakarta Timur.

Delegasi pengusaha dan investor itu diajak mengunjungi Pusat Promosi Industri Kayu dan Mebel di Kelender, Perkampungan Industri Kecil (PIK) di Penggilingan dan kawasan industri PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) di Pulau Gadung.


Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)
Pengen punya rumah sendiri? kini bukan hal yang susah. klik DISINI semua jadi mudah !!