Kamis, 26 April 2012

Dana KPR Bersubsidi Siap Disalurkan 13 BPD

detail berita
Ilustrasi (foto: okezone)
JAKARTA - Sebanyak 13 Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) siap menyalurkan dana Kredit Pemilikan Rumah  (KPR) bersubsdi atau yang dikanal dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang dilaksanakan oleh Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera).

Adanya keikutsertaan BPD ini diharapkan akan mempermudah masyarakat di daerah untuk memiliki rumah yang layak huni dengan suku bunga rendah sekitar 7,25 persen dan cicilan yang murah selama masa tenor.

Menpera Djan Faridz menyebutkan, ke 13 BPD yang telah menjalin MoU dengan Kemenpera antara lain BPD Nusa Tenggara Timur, BPD Kalimantan Selatan, BPD Jawa Tengah, BPD Kalimantan Tengah, BPD Sumsel Babel, BPD Papua, BPD Jawa Timur, BPD Yogyakarta, BPD Nagari, BPD Kalimantan Timur, BPD Riau Kepri, BPD Sulawesi Tenggara, dan BPD Sumatera Utara.

"BPD di Palembang telah berhasil menyalurkan KPR untuk masyarakat melalui pola KUR sehingga sangat membantu mereka yang kurang mampu. Pembayarannya selalu tepat waktu baik bulanan untuk mereka yang bankable, mingguan seperti tukang serta harian bagi mereka yang mampu membayar harian. Hal tersebut bisa menjadi contoh bagi BPD lain," kata Djan saat Penandatanganan MoU dengan Asbanda dan 13 BPD dalam rangka penyaluran FLPP di Kantor Kemenpera, Jakarta, dalam keterangan resminya, Kamis (26/4/2012).

Sementara itu, Ketua Umum Asbanda Eko Budiwiyono menuturkan, BPD terus berupaya memberikan pelayanan terbaiknya untuk masyarakat di daerah. Hal tersebut dilakukan dengan membuat jaringan kantor pelayanan yang jumlahnya cukup banyak.

"13 BPD yang bekerjasama dengan Kemenpera  telah menyiapkan dana sekira Rp135 Milyar dengan target penyaluran KPR FLPP sebanyak 4.290 unit rumah. Saat ini jumlah kantor pelayanan kami mencapai 3.052 unit tersebar di seluruh Indoneia," papar Eko.


SUmber : www.property.okezone.com/dana-kpr-bersubsidi-siap-disalurkan-13-bpd

Cari rumah Propertykita ahlinya...!!

Cari rumah dijual  yang asri aman nyaman dan siap huni..??

Senopati Penthouse, Nuansa Homy Dekat SCBD

detail berita
Senopati Penthouse (foto: senopatipenthouse.blogspot)
JAKARTA - Sudirman Central Business District (SCBD) telah mengalami perkembangan yang cukup signifi kan. Apalagi setelah berdirinya Ritz Carlton pusat bisnis maupun perkantoran yang cukup megah dan prestisius, maka diperlukanlah adanya suatu hunian yang mampu ditempuh walking distance, baik untuk keperluan bisnis maupun pusat perbelanjaan dan fasilitas lainnya, tetapi tidak berada di lingkungan SCBD.

Direktur Utama PT Senopati Aryani Prima pengembang Apartemen Senopati Penthouse, Ir. Lukman Purnomosidi MBA menjelaskan,  bagi sebagian orang jika masih berdiam di kawasan bisnis, belum bisa merasakan suasana homy. Justru kawasan hunian yang terbaik adalah bukan di pusat bisnis, akan tetapi di ring terdekat pusat bisnis, dan Senopati Penthouse memiliki kelebihan karena berada di ring Kebayoran yang secara historis adalah kawasan yang tertata dan terpelihara hijau dan asri. Sehingga lokasi Senopati Penthouse ini layak untuk dinyatakan sebagai Crown Property.

"Selain dari lokasi yang cukup baik, Senopati Penthouse menjadi istimewa karena merupakan apartemen single tower, sehingga seluruh unit memiliki full view yang lepas ke segala arah," ungkapnya.

Lebih lanjut, Lukman menjelaskan apartemen ini di setiap lantainya hanya terdiri dari empat unit, sehingga setiap unit akan mendapatkan hook yang menjadikannya memiliki view yang spektakuler. Setiap unit akan juga akan dilayani oleh satu private lift. Setiap lantai akan terdiri dari empat private lift, ditambah dua lift tamu (guest), dan satu lift servis, sehingga total lift adalah tujuh lift untuk melayani empat unit tiap lantai. Ini menjadikan Senopati Penthouse memiliki rasio lift terhadap unit menjadi yang tertinggi.

Senopati Penthouse juga dilengkapi dengan fasilitas seperti Pool Deck, Gym dan sarana perawatan kecantikan wanita (Aesthetic Center), dan juga Sky Lounge yang menghadirkan pemandangan ke arah gemerlap SCBD dan hijaunya Kebayoran. Untuk menuju ke lokasi apartemen istimewa ini, cukup mudah karena berada di ruas jalan Senopati yang masih dua arah. Bisa dicapai baik melalui Jl Sudirman, Jl Wolter Monginsidi (Santa), Jl Pattimura. Pasti setiap orang mengenalnya karena lokasinya tidak jauh dari kawasan bisnis dan perkantoran SCBD, bisa dibilang berdampingan.

"Lokasi Senopati Penthouse amat sangat dekat dari SCBD, berada di kawasan Senopati yang tersohor sebagai kawasan Rich & Famous di Jakarta, dekat dengan shopping belt seperti Plaza Senayan, Senayan City, fX Plaza, Pacifi c Place, kawasan kuliner Santa, dan beberapa kawasan yang berisi fasilitas pendukung lainnya." terang Lukman.

Adapun sasaran Apartemen Senopati Penthouse ini adalah kalangan atas yang sudah mature dan memiliki jam kerja yang super sibuk. Karena dengan memiliki hunian ini, semua akses pusat bisnis cukup dekat sehingga tidak perlu lagi berlama-lama merasakan macet di jalan yang menyita banyak waktu, tenaga dan pikiran. Sungguh, apartemen ini memiliki keistimewaan tersendiri dibanding dengan yang lainnya, apalagi melihat gaya yang diusung adalah modern elegan yang tetap mengedepankan suasana hijau, asri sebagai ciri khas kawasan Kebayoran.

"Senopati Penthouse secara lokasi menghadap hijaunya kawasan Kebayoran, sehingga upaya k ami adalah tetap menghadirkan suasana hijau tersebut ke dalam massa bangunan. Kami merencanakan untuk mengaplikasikan vertical garden semaksimal mungkin untuk merealisasikan green healing bagi penghuni dan lingkungan sekitar. Bahkan kami sedang merencanakan aplikasi penghijauan berupa vertical garden sebagai pagar proyek nantinya, apalagi untuk fasilitas bagi penghuni juga kami mengupayakan adanya roof garden dan sky garden di bagian atas podium dan roof top," jelas Lukman.

Senopati Penthouse berdiri menempati lahan seluas 2500 m2, terdiri dari 20 lantai (single tower) dengan jumlah unit yang disediakan hanya 64 unit.

Sumber : www.property.okezone.com/senopati-penthouse-nuansa-homy-dekat-scbd

Cari rumah Propertykita ahlinya...!!

Cari rumah dijual  yang asri aman nyaman dan siap huni..??

Pemerintah Janji, Asuransi Masyarakat "Nonbankable" Beres!



JAKARTA, Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz mengatakan, pemerintah akan menjamin 100 % pembiayaan asuransi bagi masyarakat nonbankable yang mengambil kredit pemilikan rumah (KPR). Jaminan ini diberikan agar perbankan mau menyalurkan kredit untuk masyarakat.

"Bank tidak yakin membiayai masyarakat nonbankable kalau asuransinya tidak siap. Tapi, saya jamin asuransi siap. Kalau untuk KPR FLPP, pemerintah membayar asuransi 70%, tetapi untuk masyarakat nonbankable ini beban asuransi ditanggung 100%, sehingga bank tidak rugi," kata Djan Faridz, ditemui seusai acara panandatanganan Kemenpera dengan Asbanda dan 13 BPD di Jakarta, Rabu (25/4/2012).

Ia mengatakan, pembiayaan kredit perumahan untuk masyarakat nonbankable akan menggunakan pola Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sasarannya pembiayaan ini di antaranya para pedagang kaki lima, tukang batu, tukang kayu, nelayan dan lainnya yang tidak memiliki penghasilan tetap. Untuk program ini, Menpera meminta kesediaan Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebagai lembaga penjamin.

"Saya juga meminta agar BPD menjembatani masyarakat berpenghasilan rendah yang nonbankable. Nanti, bisa mencontoh di Palembang. Di sana pemdanya berhasil menyalurkan kredit untuk masyarakat nonbankable dengan pola KUR," ujarnya.

Pada kesempatan sama, Direktur PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Didiet S. Pamungkas mengatakan, pihaknya siap melakukan kerjasama penjaminan kepemilikan rumah untuk masyarakat nonbankable. Askrindo, katanya, sudah memiliki bekal pengalaman dalam penanganan pola KUR serta siap menjamin risiko yang mungkin dihadapi oleh perbankan.

"Kami berpengalaman mengatasi risiko kredit macet, kematian, atau kebakaran karena memang kapasitas kami cukup untuk hal tersebut," ujarnya.


SUmber : www.properti.kompas.com/Pemerintah.Janji.Asuransi.Masyarakat.Nonbankable.Beres.

Cari rumah Propertykita ahlinya...!!

Cari rumah dijual  yang asri aman nyaman dan siap huni..??

Rusun untuk Pekerja Lajang



JAKARTA, Kementerian Perumahan Rakyat dan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta PT Jamsostek menggelar kerjasama untuk menyediakan perumahan umum bagi pekerja. Kerjasama ini salah satunya menargetkan pembangunan rumah tapak sebanyak 200.000 unit.

"Pemerintah memiliki komitmen untuk para pekerja agar mereka memiliki rumah tinggal, khususnya rumah tapak dengan cara mencicil," kata Menteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz, pada keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (26/4/2012). 

Menurut Djan, target pembangunan rumah tapak sebanyak 200.000 unit. Pambangunan rumah tapak tersebut akan dilaksanakan oleh Perumnas.

"Kita akan bekerjasama dengan Perumnas. Tapi, kalau ada perusahaan lain yang memiliki koperasi itu lebih baik. Koperasi ini berperan sebagai pengembangnya dan kreditnya dibantu pemerintah sehingga bisa menekan harga rumah," katanya.

Lebih lanjut Djan mengatakan, pemerintah juga membangun rumah susun sewa (rusunawa) bagi pekerja yang masih lajang. Ia menuturkan, rumah tapak ditargetkan untuk para pekerja yang sudah berumah tangga, sementara rusun dibangun untuk para pekerja lajang yang letaknya tidak jauh dari lokasi kerja.

"Rusunawa khusus untuk lajang ini rencananya akan dibangun sebanyak 120 twin block dan diperkirakan bisa menampung 300 pekerja, dengan rincian satu kamar dihuni oleh empat orang," ujarnya.

Dalam program ini, kata Djan, PT Jamsostek berperan sebagai pemberi bantuan pinjaman uang muka bagi pekerja yang menjadi peserta Jamsostek. Untuk uang muka rumah nanti Jamsostek akan memberikan bantuan, yang besarnya tergantung dari penghasilan dari setiap pekerja peserta Jamsostek," kata Direktur Utama Jamsostek, Hotbonar Sinaga.


Sumber : www.properti.kompas.com/Rusun.untuk.Pekerja.Lajang

Cari rumah Propertykita ahlinya...!!

Cari rumah dijual  yang asri aman nyaman dan siap huni..??

Yuk, Manfaatkan Kredit Renovasi Rumah!



Tak jarang, anggaran merenovasi rumah kerap membengkak, sementara jumlah tabungan yang telah disiapkan tidak mampu menutupi. Pada situasi seperti ini, Anda sebetulnya bisa memanfaatkan kredit renovasi dari perbankan.

Ada dua jenis bank penyedia layanan kredit inovasi ini. Pertama adalah bank konvensional (bank umum swasta maupun nasional), dan yang kedua bank syariah. Secara umum, untuk persyaratan dan proses pengajuan kredit renovasi pada dua jenis bank ini memiliki kesamaan. Perbedaannya terdapat pada sistem pembayaran, bunga serta angsuran, seperti bisa disimak berikut ini:

Bank konvensional

Pada bank konvensional dana kredit renovasi diberikan berdasarkan jumlah rencana anggaran biaya (RAB) renovasi. Pihak bank memberikan 80% dari nilai RAB sebagi pinjaman.

Pemilik rumah akan menanggung sisanya sebanyak 20 % sebagai uang muka atau down payment. Pinjaman dari bank ini dapat dibayar dengan cara mencicil.

Besaran bunga pada dua tahun pertama umumnya tetap (fixed) dan rendah berkisar pada suku bunga 8,5 % - 12 %. Pada tahun ketiga, bunga cicilan akan naik mengikuti suku bunga perbankan (floating).

Selain angka kredit, beberapa bank konvensional juga menawarkan fitur kredit menarik. Contohnya, kredit pemilikan rumah (KPR) sekaligus untuk membeli dan merenovasi rumah. Di sini, pemilik rumah dapat langsung merenovasi rumah yang akan dibeli secara KPR. Jika biaya renovasi tidak terlalu besar, pemilik rumah dapat menggunakan kredit tanpa agunan (KTA) dari bank konvensional. Jumlah dananya yang dipinjamkan lebih kecil dari batas pinjaman kredit renovasi. Pinjaman ini bisa menjadi solusi untuk menutupi kekurangan dana renovasi atau uang muka KPR.

Bank syariah

Pada bank syariah, asas ekonomi syariah menjadi tuntunan seluruh layanan perbankan, termasuk KPR maupun kredit renovasi. Pembiayaan kredit renovasi bank syariah menggunakan akad Al Murabahah atau jual beli. Prinsipnya, bank membelikan barang sesuai kebutuhan kreditur, kemudian menjual kembali kepada kreditur dengan ditambah margin (keuntungan). Pembelian oleh nasabah dilakukan dengan cara mengangsur bunga yang tetap.

Berbeda dari bank konvensional, suku bunga bisa berubah atau floating, jumlah angsuran nasabah tiap bulan tetap hingga masa jatuh tempo. Sementara untuk pencairan dana, pada kredit renovasi syariah dilakukan bertahap sesuai perkembangan renovasi.

Setelah Anda mendapatkan dana kredit renovasi dari perbankan, sebaiknya gunakan secara bijak. Hitunglah kebutuhan dana dengan tepat. Siapkan dana untuk mengurus kelengkapan dokumen dan jasa arsitek, atur dana renovasi dalam pendistribusiannya, buatlah jadwal pekerjaan sebagai progress report kepada bank, serta bayarlah cicilan pada waktu yang ditentukan.

Selamat merenovasi!


Sumber : www.properti.kompas.com/Yuk.Manfaatkan.Kredit.Renovasi.Rumah.

Cari rumah Propertykita ahlinya...!!

Cari rumah dijual  yang asri aman nyaman dan siap huni..??

Memperindah Fasad Rumah

FASAD merupakan tampilan wajah depan rumah yang bakal menciptakan kesan pertama. Wujud fasad bahkan bisa diartikan sebagai gambaran keinginan dan karakter sang penghuni rumah.

Dalam pembentukan fasad, kriteria estetis dan pertimbangan lain, seperti lingkungan dan kondisi iklim sangat memberikan pengaruh terhadap tampilan yang akan dihasilkan. Pada pembuatan struktur fasad, tema dan kesesuaian dengan lingkungan, bentuk, warna, material, serta sisi point of interestnya mampu menciptakan detail tertentu di tiap sisi.

"Tema untuk fasad selalu disesuaikan dengan keberadaan lingkungan di sekitar rumah. Hal ini supaya fasad terlihat lebih menyatu dengan lingkungan sekitar," kata arsitek Haris Prabawa. Anda pun pasti memiliki keinginan tampil berbeda. Untuk itu, saat ingin mengubahnya, Anda harus tetap memperhatikan keselarasan dengan keseluruhan areal yang ada di sekitar rumah. Untuk tampilan rumah mungil, ada baiknya memilih tema yang tidak rumit supaya tetap terkesan luas dari depannya.

"Pengolahan bentuk fasad biasanya berdasarkan tema serta kondisi iklim dan lingkungannya. Sebisa mungkin menggunakan bentukan berkanopi untuk meminimalkan dampak panas dan tempias akibat curah hujan," ujar Haris. Untuk tampilan rumah mungil, bentuk minimalis yang praktis bisa Anda jadikan pilihan. Sementara untuk rumah yang memiliki lahan cukup luas, pemilihan gaya fasad dapat disesuaikan dengan keinginan Anda sendiri dan boleh menciptakan kreasi yang lebih ekspresif dari berbagai macam gaya seperti klasik, tradisional, bahkan modern.

Anda juga bisa memberi sentuhan trik pada tampilan fasad dengan mengaplikasikan warna yang bakal menciptakan kesan tersendiri. Pengolahan warna dapat memberikan kejutan kepada siapapun yang mengamatinya. Warna juga bisa menjadi point of interest untuk sebuah rumah yang berada di satu kawasan.

"Saat ini warna minimalis sedang digemari untuk dipadupadankan dengan berbagai kombinasi material lain. Pada tahun mendatang, kecenderungan untuk memberikan warna yang lebih hidup akan menjadi tren," ujar Haris.

Dalam pengaplikasian warna,yang terpenting adalah harus disesuaikan dengan tema dan komposisi warna lain serta material yang akan dipergunakan untuk menambah cantik tampilan fasad rumah Anda. Tidak hanya warna, pengolahan material, kombinasi penggunaan material yang berbeda, pengaplikasian tekstur, serta eksperimen penggunaan material juga patut Anda terapkan di fasad.

Material yang sama apabila ditampilkan secara kreatif bakal menciptakan kesan tampilan yang berbeda. Pemilihannya pun harus disesuaikan dengan iklim dan keselarasan si pemilik rumah. Tentu yang terpenting pula, samakan dengan tampilan gaya hunian Anda.

"Bila ingin menggunakan aksen natural seperti batu alam, yang perlu dicermati adalah pemilihan ukuran yang harus tepat agar kelak tampilan fasad tidak berkesan terlalu berat," tutur Haris. Detail-detail khusus merupakan aksen pada keseluruhan bangunan dan memberi kesan yang tidak monoton. Detail itu bisa berupa bentuk, warna, maupun material yang berbeda. Pemilihannya tidak harus terpaku pada luas bangunan yang besar, tapi juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Yang terpenting, rumah dapat terlihat semakin cantik dengan hadirnya aksen-aksen pemanis tersebut.

Sebagai sentuhan terakhir, Anda bisa menambahkan ragam pencahayaan untuk memperindah tampilan fasad. Pencahayaan pada fasad tentu sangat berbeda dengan pencahayaan di bagian dalam hunian. Untuk fasad rumah, permainan cahaya downlight dan uplight bisa membuat wajah rumah menjadi lebih menarik. "Tempatkan beberapa lampu downlight untuk menerangi sejumlah sudut fasad secara general. Bisa juga ditempatkan pada bagian yang ingin ditonjolkan, seperti tiang dan beberapa tanaman yang ada di depan fasad," sebut Haris.


Sumber : www.property.okezone.com/memperindah-fasad-rumah

Cari rumah Propertykita ahlinya...!!

Cari rumah dijual  yang asri aman nyaman dan siap huni..??

Ketentuan Uang Muka Tak Surutkan Permintaan KPR



JAKARTA, Ketentuan mengenai uang muka kredit pemilikan rumah (KPR) sebesar 30% yang ditetapkan Bank Indonesia (BI) tidak akan mengurangi permintaan kredit dari masyarakat, khususnya kalangan menengah atas. Bank tidak akan mempunyai masalah kekurangan permintaan KPR pada kalangan tersebut.

"Ketentuan uang muka KPR itu tidak berpengaruh kepada permintaan, karena kondisi masyarakat sekarang ini kekurangan rumah sehingga pengembang akan tetap membangun perumahan dan konsumen akan tetap banyak," kata Direktur Konsumer Bank Tabungan Negara (BTN), Irman A Zahirrudin, dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (26/4/2012).

Irman mengungkapkan, perbankan selama ini sudah terbiasa menerapkan uang muka sebesar 20%-30% untuk properti sehingga ketentuan uang muka sebesar 30% dari total kredit atau nilai pinjaman maksimum 70% tidak terlalu bermasalah. Hal itu karena sebenarnya tidak ada kenaikan terlalu drastis.

Ia juga berpendapat, bank tidak akan mempunyai masalah kekurangan permintaan KPR, terutama pada kalangan menengah ke atas. Sementara bank juga dapat melakukan kerja sama dengan beberapa pengembang yang dapat memberikan subsidi untuk kalangan menengah ke bawah.

"Misalnya, uang muka minimal 30%, maka 10% akan ditanggung oleh developer dan sisanya 20% oleh konsumen," ujarnya.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 14/10/DPNP tanggal 15 Maret 2012 tentang penerapan manajemen risiko pada bank yang melakukan pemberian kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB). Ketentuan besaran uang muka kredit yang akan mulai berlaku 15 Juni 2012 itu membatasi pemberian kredit dengan menentukan batas minimal uang muka kredit.

Irman mengatakan, dengan penetapan tersebut jumlah kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) akan menurun dan bank akan sehat. Berdasarkan data BI, pada akhir 2011 rasio NPL kredit perumahan mengalami penurunan menjadi 1,8 persen dibanding tahun sebelumnya. Namun, pada Januari 2012 NPL jenis itu meningkat menjadi 2,12%.



Sumber : www.properti.kompas.com/Ketentuan.Uang.Muka.Tak.Surutkan.Permintaan.KPR

Cari rumah Propertykita ahlinya...!!

Cari rumah dijual  yang asri aman nyaman dan siap huni..??