Tampilkan postingan dengan label beirta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label beirta. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Mei 2011

Pembangunan jembatan Selat Sunda tunggu Kemenko Perekonomian

JAKARTA: Kementerian PU masih menunggu keputusan dari Kementerian Koordinator Perekonomian untuk kelanjutan rencana pembangunan jembatan Selat Sunda yang saat ini masih dalam perumusan penerbitan Perpres terkait dengan pengusahaan dan pengelolaan proyek tersebut.


Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Djoko Murjanto mengatakan saat ini hal utama dan menjadi penentu dari kelanjutan proyek itu adalah konsep lelang yang akan diterapkan nantinya.

Dalam pembahasan yang masih berlangsung saat ini, katanya, pemerintah masih belum memutuskan konsep lelang yang akan dilaksanakan, apakah terbuka atau tunjuk langsung dengan kekhususan tersendiri.

"Kami masih menunggu keputusan dari Kemenko, karena jadwal kelanjutan dan penyelesaian semua tergantung hasil pembahasan di sana [Kemenko]," ujar Djoko di Jakarta, hari ini.

Dia menjelaskan sebelum diterbitkannya Perpres, tender pembangunan proyek jembatan tersebut masih belum bisa dilakukan. Pasalnya, keberadaan perpres sangat dibutuhkan mengingat merupakan proyek multisektor, yang bukan hanya pembangunan jembatan, namun juga pengembangan kawasan sebagai pusat industri, teknologi, dan pariwisata.

Jika perpres diterbitkan, lanjutnya, Kemnetrian PU segera melanjutkan rencana penggarapan dengan melelang pada calon investor, sehingga target untuk peletakan batu pertama pada 2014 bisa terealisasi sesuai rencana.

Sedangkan terkait adanya isu adanya ancaman gempa di Jakarta sebesar 8,7 Skala Richter yang berpusat di Selat Sunda, menurut Djoko, sampai saat ini isu tersebut belum dapat dibuktikan kebenarannya.

Apalagi, sebelum rencana pembangunan jembatan itu dimunculkan, pemerintah telah memperhitungkan kemungkinan adanya tingkat kegempaan yang mungkin muncul di kawasan tersebut.

Senada dengan Djoko, Direktur PT Bangungraha Sejahtera Mulia Agung R. Prabowo, selaku perusahaan yang telah melaksanakan studi kelayakan proyek itu, mengatakan rencana pembangunan jembatan sudah memperhitungkan siklus kegempaan di Selat Sunda dan metode rancang bangun yang dapat tahan gempa dari tingkat gempa terbesar yang mungkin timbul.

Apalagi, katanya, rencananya akan dibangun sebagai jembatan terpanjang di dunia, sehingga metode dan studi proyek harus dilaksanakan secermat mungkin, untuk mengantisipasi adanya dampak dari lingkungan sekitar.

Sumber : www.bisnis.com/pembangunan-jembatan-selat-sunda-tunggu-kemenko-perekonomia
Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

Rabu, 18 Mei 2011

Tribeca Park, Ruang Hijau di Belantara Mal


Keberadaan ruang hijau di Jakarta sebagai paru-paru kota kritis. Keberadaanya makin tergeser dengan bangunan-bangunan beton. Timbul pertanyaan, dimanakah bisa menemukan taman hijau seperti taman di Monumen Nasional (Monas), untuk sekedar rekreasi, melepas lelah sesaat dari padatnya rutinitas, bercengkrama bersama keluarga, dan dekat dengan alam?
Satu solusi ini mungkin bisa menjawab pertanyaan Anda. Cobalah mengunjungi taman Tribeca di Central Park Mal, Jakarta Barat. Di taman seluas 1,5 hektar ini, Anda bisa sejenak menyegarkan diri.

Taman di dalam mal ini memiliki aneka jenis tanaman, dengan komposisi pohon-pohon rindang di lingkar dalam taman, tanaman hias di lingkar luar taman, ada pula beberapa jenis kolam dari yang masih kecil sampai dewasa untuk ikan jenis koi dan kura-kura jenis Brazil.

Meski berada di mal dan dikelilingi bangunan-bangunan tinggi, di taman ini udara segar masih dapat dinikmati. Bahkan angin bertiup kencang pada jam-jam tertentu. Tak salah bila Anda kebetulan sedang berada di mal, menyempatkan sesaat menghirup udara bebas di taman.
Dimsini, Anda juga bisa duduk-duduk santai di area yang telah disediakan. Juga diperbolehkan memberi makan ikan koi pada jam-jam tertentu. Namun, wajib diingat untuk terus menjaga kebersihan dan tidak mengganggu ekosistem yang ada.

Taman ini dirawat sedemikian rupa dengan mendatangkan profesional dari bidang landscape tanaman dan khusus ekosistem ikan, agar taman ini bisa selalu dinikmati masyarakat. Tribeca memiliki kapasitas 7 - 10 ribu, dimana ramai dikunjungi pada waktu malam hari dan akhir pekan.

Karena luas dan memberi tawaran kenyamanan, taman ini kerap menjadi ajang kegiatan dan berkumpulnya beragam komunitas. Seperti komunitas costum player, sepeda, yoyo, dance, fotografi, dan komunitas binatang peliharaan.

Keberadaan taman di pusat perbelanjaan ini, kata Veri Y Setiadi, Executive Director Central Park Mal merupakan komitmen terhadap lingkungan. "Tribeca bukan sekedar tren, ini menjawab kebutuhan akan ruang terbuka hijau," ujarnya.

Sumber : www.properti.kompas.com/Tribeca.Park.Ruang.Hijau.di.Belantara.Mal


  • Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

  • Kamis, 05 Mei 2011

    Cara Praktis Atasi Retakan pada Tembok



    Jika tembok rumah Anda retak, apa yang harus Anda lakukan? Berikut ini tipsnya.

    1. Retakan kecil/retak rambut atau lekukan dapat diisi dengan plamur, tetapi tembok yang retakannya lebar sebaiknya diperbaiki dengan semen instan. Pertama, gosoklah material tembok yang kendur dengan mata kape, kemudian buatlah goresan kecil dalam retakan sebagai jalan masuk filler. Ambil plamur secukupnya, kemudian tekan plamur ke dalam goresan tembok menggunakan kape.

    2. Tekan kape pelan-pelan sepanjang retakan dan haluskan. Lapisan permukaan akhir sebaiknya agak cembung untuk pengamplasan, kecuali Anda sedang menggunakan jenis plamur yang tidak perlu diamplas dan harus dibentuk dalam keadaan basah.

    3. Pada retakan yang dalam, plamur seharusnya diterapkan dalam beberapa lapis. Pastikan setiap lapisan kering terlebih dahulu sebelum melapiskan lapis berikutnya. Perbaikan kecil dapat diratakan dengan pisau atau kuas untuk meminimalkan kebutuhan pengamplasan.


    Sumber : www.properti.kompas.com/Cara.Praktis.Atasi.Retakan.pada.Tembok
    Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

    Apersi Bangun 1.000 Rumah Murah Rp 25 Juta

    Rapat DPD Apersi Kaltim dan DPP Apersi dipimpin Ketua DPP Apersi Eddy Ganefo (kiri)

    JAKARTA, Rumah murah yang selama ini diwacanakan oleh pemerintah melalui Kemenpera dan Menko Perekonomian selalu menimbulkan pertanyaan besar apakah bisa diwujudkan. Karena banyak pengamat menilai hal itu mustahil untuk dilaksanakan termasuk anggota DPRRI menyangsikan hal tersebut.
     
    Bagaimana mungkin pemerintah ataupun pemerintah daerah akan menghibahkan tanah untuk rumah murah kepada masyarakat umum khususnya MBR. Namun demikian Apersi segera meralisasikan rumah murah tipe 36 dengan harga Rp 25 juta di Balikpapan sebanyak 1.000 unit.

    Hal ini diungkapkan Ketua Umum DPP Apersi Eddy Ganefo di kantornya pada saat rapat mengenai rumah murah tersebut, Rabu (4/5/11)." Kami sudah berkali-kali membahas rumah murah tersebut dan sekarang perizinan sudah tuntas semua kecuali IMB," kata Eddy.

    Lahan perumahan murah tersebut mendapat hibah dari Karel Sukma Jaya Wakil Ketua DPD Apersi Kalimantan Timur seluas 16 Ha. Setelah itu, rumah murah Apersi juga akan dibangun di Salatiga dan Palembang

    "Untuk itu kami mengharapkan janji pemerintah yang akan memberikan PSU untuk rumah murah beserta FLPP dengan bunga yang lebih rendah," ungkap Ilen Budhiarsyah, Wakil Ketua Umum DPP Apersi Bidang Insfrastruktur dan Kawasan Permukiman.  "Kami segera mengkoordinasikan ini dengan pihak Kemenpera. Rumah murah memang menjadi harapan utama Masyarakat Berpenghasilan Rendah," tandasnya.

    "Inilah saatnya pemerintah merealisasikan janjinya mewujudkan rumah murah untuk rakyat sebagai perwujudan salah satu program pro-rakyat. Semoga demikian," kata Eddy Ganefo


    Sumber : www.properti.kompas.com/Apersi.Bangun.1.000.Rumah.Murah.Rp.25.Juta.
    Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

    Harga Tanah di China Turun 13 Persen Kuartal I-2011

     Apartemen di Hangzhou, China. Foto diambil awal Juli 2010. Pemerintah China menyatakan tetap melanjutkan kebijakan memperketat harga properti.


    BEIJING,Harga tanah di 120 kota di China daratan turun 13 persen pada kuartal pertama tahun 2011. Ini menandakan upaya Pemerintah China mendinginkan pasar properti mulai terasa dampaknya.

    Data China Real Estate Index System (CREIS) menunjukkan rata-rata harga tanah sebelumnya 1.609 yuan atau 1.914 dollar Hong Kong per meter persegi selama tiga bulan pertama tahun 2011 ini hingga bulan Maret. Jumlah perumahan yang dijual melalui lelang pemerintah turun 21 persen mennadi 4.372 di 120 kota.

    "Pengembang kini hati-hati mengakusisi tanah mereka mengingat penjualan rumah menurun menyusul kebijakan pemerintah pusat membatasi jumlah pembelian rumah," kata Direktur CREIS, Jiang Yunfeng seperti dikutip South China Morning Post yang terbit di Hong Kong.

    Pekan lalu, Pemerintah Kota Shenzhen dipaksa menarik sebuah situs komersial premium dari lelang setelah mendapat respon luar biasa dari pembeli potensial. Pada awal lelang, situs ini ditawr 650 juta yuan atau 24.000 yuan per meter persegi. Ini menarik minat sembilan pengembang untuk ikut lelang namun tak ada yang mengajukan penawaran. Di Guangzhou, empat kawasan dengan total area 210.000 meter persegi telah terjual pada pembukaan lelang.

    Jiang berharap harga properti akan terus ditekan di tengah serangkaian kebijakan yang mengekang permintaan dan spekulasi. "Para pengembang mungkin mengadopsi strategi harga rendah untuk memasarkan proyek-proyek baru mereka untuk menjaga cash flow," kata Jiang. "Pengembang akan lebih selektif mengisi lahan mereka di tengah pasar yang lesu," ujarnya.

    Berdasarkan pantauan CREIS terhadap 35 kota di China daratan, volume penjualan rumah mengalami penurunan lebih dari 40 persen antara 4 April dan 10 April, dibandingkan pekan sebelumnya. Transaksi penjualan residensial di Dalian turun 89 persen selama periode itu, sedangkan Chongqing merosot 58 persen. Demikian pula penjualan rumah di Bejing turun 40 persen.

    Bulan Februari, penduduk non-lokal Beijing diharuskan memiliki bukti sudah membayar pajak di kota itu selama lima tahun, sebelum mereka diperbolehkan membeli rumah di kota itu. Jumlah penduduk non-lokal Beijing hingga kini tercatat 60 persen.

    Sumber : www.properti.kompas.com/Harga.Tanah.di.China.Turun.13.Persen.Kuartal.I-2011
    Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

    Peringati Hari Bumi, Bakrieland Bagikan Benih Pohon

    JAKARTA, PT. Bakrieland Development Tbk membagikan 74 ribu benih pohon Trembesi dan Sengon. Tak hanya itu, CSR Bakrieland Goes green lewat program penghijauan bernama "Pohon Untuk Negeri" ini membagikan 2.000 tanaman Sansivera di unit bisnisnya. Kegiatan ini untuk memperingati Hari Bumi Sedunia pada 22 April lalu, serta mendukung program pemerintah "Gerakan Semiliar Pohon".

    "Program ini menjadi wujud komitmen perusahaan untuk meningkatkan kesadaran para stakeholders Bakrieland akan pelestarian lingkungan, terutama untuk mengurangi pemanasan global. Kami memulainya dari yang dekat, yakni lewat para customer kami," kata Leani Kusdiandi, External Communication PT. Bakrieland Development Tbk kepada wartawan di Hotel Aston Rasuna Jakarta, Rabu (4/5/2011).

    Leani mengatakan program penghijauan Pohon Untuk Negeri ini adalah program yang berkelanjutan. Program ini merencanakan penanaman pohon di area unit usaha di Jakarta, Bogor, Cirebon, dan Lampung. "Direncanakan sebanyak 74.000 pohon dibagikan benihnya dan ditanam. Sebanyak 111 pohon di Sentra Timur Residence dengan komposisi 49 Trembesi, 44 Ketapang Kencana, dan 18 Dadap Merah. lalu di sepanjang Bakrie toll roal ruas Kanci - Pejagan dengan 30.000 pohon Trembesi, 100 pohon Trembesi dan buah-buahan di Bogor Nirwana Residence, dan Krakatoa Nirwana Resort di lampung akan ditanam sebanyak 44.000 pohon Sengon," ujarnya.

    Sementara, pembagian 2.000 kantung tanaman Sansivera dilakukan di unit usaha Bakrieland, seperti di Sentra Timur Residence, Rasuna Epicentrum, Pullman Bali Legian Nirwana, Pan Pacific Nirwana Bali Resort, Bogor Nirwana Residence. "Tanaman ini dibagikan kepada para customer karena cocok diletakkan di dalam maupun luar ruangan. Tanaman ini mampu menyerap sekitar 107 jenis unsur berbahaya di udara serta mampu menyerap radiasi dari berbagai barang elektronik. Memang langkah sederhana, namun langkah ini mampu mereduksi emisi gas karbon," kata Leani.

    Sumber : www.properti.kompas.com/Peringati.Hari.Bumi.Bakrieland.Bagikan.Benih.Pohon
    Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

    Jumat, 29 April 2011

    Soegianto Nagaria: Buka Tepat Waktu, Gratis Sewa 3 Bulan


      Soegianto Nagaria adalah generasi kedua keluarga Soetjipto Nagaria, pendiri perusahaan pengembang PT Summarecon Agung Tbk. Soegianto, Direktur PT Summarecon Agung ini lebih banyak menangani ritel dan berhubungan dengan para penyewa mal. Keberhasilan Summarecon Mal Serpong (SMS) di kawasan Gading Serpong, Tangerang, menggaet penyewa dan pengunjung, sedikit banyak berkat tangan dingin Soegianto.

    "Jadi kalau Anda tanya apa kiat sukses Summarecon Mal Serpong, saya tegaskan bahwa mengajak penyewa membuka serentak pada hari pembukaan, itu hal yang sangat penting."
    -- Soegianto Nagaria--

    "Kami ingin menciptakan suasana di mana pengunjung merasa enjoy, menikmati waktu berbelanja, menghabiskan malam di tempat ini," kata Soegianto yang belajar arsitektur di Taiwan dan rajin mengikuti seminar properti di mancanegara.

    Berikut ini wawancara khusus dengan Soegianto Nagaria, Direktur PT Summarecon Agung Tbk bersama Robert Adhi Kusumaputra.

    Setelah sukses dengan Summarecon Mal Serpong I, kini Summarecon Mal Serpong II dibangun dan dibuka pada tahun 2011 ini juga. Apa kiat Anda membuat Summarecon Mal Serpong sukses?

    Kiat utama adalah memperhatikan apa yang dibutuhkan konsumen. Kami beruntung karena sudah berpengalaman mengelola Mal Kelapa Gading I, II, III, IV. Kami mendapatkan kepercayaan dari konsumen yang tahu bahwa Mal Kelapa Gading itu bagus.

    Ketika mengajak kawan-kawan peritel yang sebelumnya menyewa di Mal Kelapa Gading ke Summarecon Mal Serpong, kami berhasil membuat mereka percaya sehingga mau ikut ke Serpong. Ini awal yang penting. Jadi kalau Anda tanya apa kiat sukses Summarecon Mal Serpong, saya tegaskan bahwa mengajak penyewa membuka serentak pada hari pembukaan, itu hal yang sangat penting.

    Untuk itu kami memberikan insentif tiga bulan gratis kepada para penyewa Summarecon Mal Serpong II yang membuka tepat pada 27 Oktober 2011. Insentif ini bisa membuat penyewa buru-buru buka on time. Memang saat membuka SMS I, insetif diberikan enam bulan karena daerah ini masih baru. Membuka pada hari yang sama sangat penting karena jaminan sukses akan lebih tinggi. Yang penting, Summarecon dan penyewa mal sama-sama happy, sama-sama senang.

    Summarecon Agung sukses dipimpin oleh orangtua Anda, Pak Soetjipto Nagaria sehingga menjadi perusahaan properti yang disegani. Bagaimana Anda mempersiapkan diri agar dapat menerima tongkat estafet, dan juga sukses memimpin Summarecon Agung kelak?

    Saya beruntung perusahaan ini sudah berjalan dengan sangat solid. Saya dan saudara saya Herman Nagaria aktif dalam perusahaan ini. Kami fokus menjaga kultur perusahaan yang sudah ditanamkan ayah saya. Kami menjaga sumber daya manusia di Summarecon agar mereka bisa berkarier dengan optimal. Kami fokus pada strategi inti yang perlu dilakukan. Kami mempersiapkan planning ke depan. Kami bertanggung jawab mempertahankan dan membesarkan Summarecon Agung dengan fondasi yang kuat.

    Apakah suatu hari Anda akan menjadi CEO Summarecon Agung?

    Menjadi CEO? Sampai sekarang belum ada rencana untuk itu. Yang penting saya dan Herman sudah terlibat secara menyeluruh di perusahaan ini. Saya kira posisi CEO sebaiknya dipegang profesional. Yang penting keluarga Nagaria memberikan yang terbaik agar Summarecon mampu bertahan dalam jangka panjang. Namun jika suatu hari saya memang dibutuhkan, saya dan adik saya siap. Kalau suatu hari Summarecon membutuhkan tenaga dan pikiran saya lebih banyak, saya siap mempertahankan kultur yang baik yang sudah ada sejak awal.

    Summarecon Mal Serpong II akan beroperasi 27 Oktober 2011. Apa yang baru dari SMS II?

    Luas SMS II ini 60.000 meter persegi, belum termasuk luas gedung parkir. Kalau digabungkan SMS I dan II, luas totalnya adalah 110.000 meter persegi. Dan jika termasuk gedung parkir, luas totalnya 193.000 meter persegi. Kapasitas gedung parkir di SMS akan menjadi 4.000 mobil.

    Pengalaman Summarecon Agung yang sukses mengelola Mal Kelapa Gading I, II, III, IV membuat kami lebih mudah mengelola SMS I. Saat ini ruang tersewa di SMS I sudah 100 persen, sedangkan ruang tersewa di SMS II sampai April 2011 sudah 70 persen. Artinya jika digabung, ruang tersewa total sudah 85 persen.  Beberapa penyewa utama SMS II adalah Centro Department Store, Do It Best Pongs Home Center, dan Eat and Eat Food Market.

    Setelah SMS I dan II beroperasi, ada rencana membangun SMS III?

    Ya, kami sudah merencanakan itu. SMS III akan dibangun delapan tahun mendatang. Selain itu kami juga akan membangun apartemen, hotel, dan convention center di kawasan ini.

    Suksesnya Summarecon Serpong juga diikuti pengembang lainnya di Serpong seperti Paramount Serpong, Alam Sutera, dan BSD. Anda melihat properti di Serpong makin "hot"?

    Ya benar, daerah Serpong merupakan daerah properti sangat hot saat ini. Kami senang apa yang kami tanam sudah mulai berbua. Yang penting, kami harus menjaga kepercayaan dan kredibilitas, nama Summarecon. Karena itu sangat penting membuka Summarecon Mal Serpong tepat waktu. Ini akan membuat konsumen makin percaya pada kami.


    Sumber : www.properti.kompas.com/Soegianto.Nagaria.Buka.Tepat.Waktu.Gratis.Sewa.3.Bulan.
     Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

    Kemenpera Sediakan FLPP Rumah MBR Rp 1,2 Juta-Rp 2 Juta

    PALEMBANG, Kementerian Perumahan Rakyat berencana memberikan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan untuk rumah klaster III dan IV bagi masyarakat berpenghasilan antara Rp 1,2 juta dan Rp 2 juta.

    Deputi Kemenpera Bidang Pembiayaan Sri Hartoyo menegaskan hal ini saat membuka acara Sosialisasi dan Operasionalisasi FLPP di Palembang, Kamis (28/4/11).

    Hadir antara lain Ketua Umum DPP Apersi Eddy Ganefo, Ketua REI Sumsel Oka Murod dan Ketua Apersi Sumsel Abbas Minen.

    Materi sosialisasi FLPP diisi oleh Deputi Kemenpera Bidang Pembiayaan, Dinas Cipta Karya Provinsi Sumsel, BLU-PPP, Bank Indonesia, BPN, BTN, serta pengalaman pengembang dari Perumnas, Apersi dan REI.

    M Hidayat dari Apersi mempertanyakan masalah BPHTB yang belum mempunyai perda karena BPN mensyaratkan harus menyerahkan bukti setoran BPHTB, sementara BPHTB tidak bisa disetor apabila tidak memiliki perdanya.

    Sumber : www.properti.kompas.com/Kemenpera.Sediakan.FLPP.Rumah.MBR.Rp.1.2.Juta-Rp.2.Juta
     Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

    Jumat, 08 April 2011

    JICA: MRT Balaraja-Jakarta-Cikarang 87 Km Perlu Dibangun

     
          Kajian awal JICA (Japan International Cooperation Agency) menunjukkan, dibutuhkan MRT jalur Barat-Timur yang menghubungkan wilayah Balaraja (Tangerang)-Jakarta-Cikarang (Bekasi) sepanjang 87 kilometer karena daerah-daerah itu memiliki permintaan yang sangat tinggi. JICA digandeng untuk melakukan pre-fesibility study atau pra studi kelayakan jalur ini.

    "Kajian JICA di jalur ini sangat tinggi. Dari awal memang kami minta supaya tidak hanya meng-cover timur dan barat di provinsi DKI saja, jadi ini akan mengikutsertakan di sebelah barat Balaraja, Tangerang dan timur Cikarang, Bekasi, melewati Jakarta," ungkap Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo usai bertemu dengan perwakilan JICA, Jumat (8/4/2011), di Balaikota, Jakarta.

    Namun, saat ditanyakan jalur tersebut akan melewati mana saja, Foke mengakui pembahasan belum sampai pada tahap tersebut. "Tapi bisa dipastikan akan melalui wilayah kawasan yang padat," tuturnya. Menurut Foke, sebagian stasiun bawah tanah akan berada di kawasan padat. Selebihnya, daerah yang tidak terlalu padat akan dibuat elevated (melayang) seperti yang akan dibangun di daerah Fatmawati, Jakarta Selatan.

    Selain itu, di kawasan Tangerang dan Bekasi juga akan dibuat melayang. Karena menjangkau hingga keluar kota Jakarta, Pemprov DKI Jakarta juga harus berkoordinasi dengan pemerintah kota sekitar soal pembangunan MRT. "Ada pertemuan dengan pemprov lainnya. Semua akan diatur oleh pemerintah pusat," kata Foke.

    Terkait pendanaan MRT jalur Barat-Timur ini, Foke masih belum mengetahui akan memakan biaya berapa. Pasalnya, soal pendanaan ini masih akan dirapatkan di akhir April bersama dengan Departemen Keuangan dan Kementerian Perhubungan. "Pola yang kami harapkan tentu tidak jauh berbeda dengan pola yang sekarang kita lakukan untuk pembangunan MRT tahap pertama," ungkap Foke.

    Sementara itu, Deputi Gubernur bidang Transportasi, Sutanto Suhodo menjelaskan panjang rute Barat-Timur MRT sepanjang 87 kilometer, sekitar 40 kilometer berada di wilayah DKI Jakarta. "Saat ini masih dilakukan studi sampai satu tahun karena kelebihan dari fase ini bukan hanya melibatkan 1 pemda tapi 3 pemda. Tahun depan studi kami harapkan selesai," tandasnya.

    Adapun, saat ini pemprov tengah mempersiapkan pembangunan jalur Selatan-Utara yang dibagi ke dalam dua tahap. Tahap I yakni Lebak Bulus-Bundaran HI sepanjang 15,5 kilometer yang terdiri dari 13 stasiun (7 stasiun layang dan 6 bawah tanah). Ditargetkan bisa beroperasi pada tahun 2016. Sedangkan tahap II, yakni Bundaran HI-Kampung Bandan sepanjang 8,1 kilometer. Ditargetkan beroperasi tahun 2020. Sementara untuk jalur Barat-Timur ditargetkan beroperasi tahun 2027.

    Sumber : www.properti.kompas.com/JICA.MRT.Balaraja-Jakarta-Cikarang.87.Km.Perlu.Dibangun.
    Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

    Rabu, 06 April 2011

    Safei Harjadinata: Pengembang Muda Harus Siap Mental


         Menjadi seorang pengembang muda, yang baru berkecimpung dalam dunia properti harus siap mental. Itulah yang menjadi semangat Safei Harjadinata (38), Direktur Utama pengembang perumahan Puri Handayani.

    Safei menceritakan pengalaman awalnya ketika memutuskan menjadi pengembang properti, dimana mental sangatlah penting. "Kalau mental pengusaha enggak ada ya sudah selesai. Ketika dihantam angin umpamanya, dia harus tegak lagi. Nanti lama-lama juga akan kokoh. Di awal sebagai pengembang memang berat, lengah dan menyerah ya sudah habislah," cerita Safei ketika ditemui di kantornya, di Jatiasih, Bekasi beberapa waktu lalu.

    Kendala permodalan di awal merintis karir sebagai pengembang juga dirasakan oleh ayah dua putra ini. "Kesulitan yang dialami di awal adalah permodalan. Bagaimana meyakinkan pihak bank untuk proyek-proyek perumahan juga sulit," kata Safei.

    Menurut pria yang sudah terjun di bidang properti sejak tahun 1996 ini, investasi ke depan cukup sulit lantaran jumlah modal yang ia punya tidak cukup banyak, sementara perbankan belum mempercayai pihaknya. "Setelah kami ada 1-3 proyek, bank mulai merespon dan kesulitan permodalan bisa teratasi. Kalau waktu masa-masa sulit saya mengakali dengan cara berpartner/rekanan kerja," jelasnya.

    "Ya pinjam sama kolega atau rekan, tapi dengan jaminan pengembaliannya cepat. Atau kepepetnya menjual aset dulu untuk mendatangkan modal," papar Safei menceritakan kisahnya.
    Bermodal awal Rp 50 Juta pada tahun 2004, kini Safei telah memiliki aset sebesar Rp 22 Miliar. "Saya mentargetkan 2011 ini, aset bisa menjadi Rp 30 Miliar. Sedikit-sedikit saja tapi proyeknya jelas," ujarnya.

    Terjun dalam dunia properti tahun 1996 sampai akhir 2004, Safei merasa yakin akan lebih menguntungkan apabila membangun perusahaannya sendiri. Berbekal pengalaman kerjanya, ia membangun proyek perumahan pertamanya bernama Bentara Residence, Bekasi Barat. "Awalnya bangun 15 unit ternyata habis, lalu tahap kedua 30 unit habis juga. Saya percaya diri dan membangun lagi menjadi Bentara 1,2 dan 3," katanya.

    Tujuh tahun menjadi pengembang, Safei telah memiliki 8 perumahan. Bintara 1, Bintara 2, Bintara 3, Pekayon Residence, Grand Jati Asih, Cijantung Residence, Grand Cibubur Village, Tanah Baru Permai di Depok. "Bulan Juli kami mau luncurkan di Karawang dan Bekasi Timur tepatnya di Mustika Sari," ujarnya.

    Memiliki beberapa proyek perumahan, Safei mengakui Grand Cibubur Village dan Grand Jati Asih sebagai andalan. "Dua perumahan ini andalan kami, tadinya sasaran kami menengah, untuk dua perumahan ini mulai menengah ke atas. Biasanya kami memakai rangka kayu, tapi untuk dua perumahan ini sudah memakai rangka baja ringan," ujarnya.

    Sukses di proyek perumahan, tak lantas membuat Safei tergoda melirik proyek properti lainnya. Perhitungan yang tepat selalu ia utamakan. "Ada keinginan membangun selain perumahan misal apartemen. Tapi kami belum berani saat ini, kalau tidak tepat hitungannya malahan menjadi bumerang buat kami," ujarnya. 


    Sumber : http://properti.kompas.com/read/2011/04/06/15405833/Safei.Harjadinata.Pengembang.Muda.Harus.Siap.Mental
    Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)

    Selasa, 25 Januari 2011

    Tak Mampu Kendalikan Harga Rumah, Shanghai Tak Punya Masa Depan

    Shanghai tidak punya masa depan jika tidak mampu mengendalikan masalah perumahan secara menyeluruh. Wali Kota Shanghai Han Zheng, seperti dikutip Shanghai Daily, Sabtu (22/1/2011), mengatakan, "Generasi muda sangat tertekan oleh melambungnya harga apartemen di dalam kota," kata Zheng dalam konferensi pers pada akhir sesi Kongres Rakyat Shanghai.

    Banyak anak muda, pekerja kelas menengah, juga menjerit akibat tingginya biaya perumahan. Harga rumah (apartemen) di dalam kota Shanghai meningkat hingga pada rekor rata-rata 24.176 yuan atau 3.652 dollar AS per meter persegi pada bulan Desember 2010.

    "Kota Shanghai tidak akan memiliki masa depan jika kehilangan hati satu generasi," kata Zheng. Pekerja migran, yang jumlahnya sepertiga penduduk kota Shanghai, menyediakan layanan vital dan membangun gedung pencakar langit, berada di antara mereka yang mengalami dampak melambungnya harga tempat tinggal.


    Banyak anak muda, pekerja kelas menengah, juga menjerit akibat tingginya biaya perumahan. Harga rumah (apartemen) di dalam kota Shanghai meningkat hingga pada rekor rata-rata 24.176 yuan atau 3.652 dollar AS per meter persegi pada bulan Desember 2010. Harga itu naik 7,6 persen dibandingkan dengan bulan November atau 21 persen dibandingkan dengan Januari 2010.

    Kantor Bank Sentral Shanghai memperkirakan bahwa harga rumah di kota itu akan turun pada 2011 meskipun jumlah transaksi tetap sama dengan tahun sebelumnya.

    Han mengatakan, Shanghai akan menaikkan upah minimum sedikitnya 10 persen mulai 1 April untuk membuat warga kota terlibat dalam pertumbuhan kota. Ini juga merupakan waktu yang tepat untuk memperkenalkan dewan internasional yang telah dinantikan di Bursa Saham Shanghai, kata Han.

    Dalam bidang perumahan, kata Han, Shanghai telah merencanakan pajak properti, sistem anggaran rumah yang lebih mudah diakses, dan harga sewa rumah yang lebih rendah untuk mendinginkan industri real estat. "Shanghai secara positif mempersiapkan peluncuran pengadilan pajak properti di bawah panduan pemerintah pusat," katanya.

    Selasa lalu, Han mengatakan kepada anggota parlemen lokal bahwa Shanghai akan memperluas pungutan pajak properti terhadap rumah-rumah yang baru dibeli. Namun, dia tidak merinci keterangannya serta tidak menjawab pertanyaan soal detail pengadilan pajak properti.

    Sebelumnya, media massa memberitakan bahwa Shanghai dan Chongqing telah menyerahkan proposal ke Dewan Negara. Diharapkan pajak properti dapat diberlakukan pada kuartal pertama 2011.

    Sejumlah pemain pasar berspekulasi bahwa pemerintah Shanghai akan mengenakan pajak terhadap keluarga yang memiliki lantai rumah lebih dari 200 meter persegi atau 70 meter persegi per orang dengan tarif pajak 0,5-0,6 persen.

    Shanghai berencana menetapkan batasan yang lebih tinggi 10 persen soal pendapatan atau aset pengaju anggaran agar warga dapat mengikuti program ini, kata Wali Kota Shanghai. Saat ini penduduk lokal bergaji bulanan di bawah 2.900 yuan per bulan atau yang rata-rata memiliki aset rumah kurang dari 90.000 yuan dapat membeli rumah yang dianggarkan di Shanghai.

    Han menegaskan tekad Pemerintah Kota mengakhiri spekulasi rumah di Shanghai. Pemerintah Kota Shanghai tetap akan melakukan langkah-langkah memperketat sektor perumahan, termasuk membatasi keluarga hanya boleh membeli satu rumah baru, membekukan KPR pembelian rumah ketiga, serta menaikkan uang muka dan mengenakan suku bunga untuk pembelian rumah kedua.

    Soal upah minimum, lanjutnya, Shanghai sudah memutuskan rencana itu. Namun, ia berjanji kenaikan upah minumum sekitar 10 persen. Upah minimum rata-rata di Shanghai saat ini 1.120 yuan.

    Soal lingkungan, Han menegaskan, Pemerintah Kota akan memperketat peraturan untuk menjaga kota tetap hijau dan bersih. "Kami bersyukur kondisi udara sangat baik selama World Expo. Langit biru Shanghai terlihat jelas," katanya. Selama Shanghai Expo yang lalu, Pemerintah Kota Shanghai melarang pembakaran jerami di sepanjang delta Sungai Yangtze.