Kamis, 06 Mei 2010

Sebaiknya Bukan Sembarang Toilet

Di satu kantor, tentu para pekerja/karyawan membutuhkan toilet. Itu terlepas dari fakta bahwa kantor tersebut terletak di satu gedung, unit ruko (rumah toko), ataupun rumah. Nah, sesungguhnya, toilet umum (termasuk untuk para pekerja/karyawan kantor) punya standar tersendiri yang mesti dipenuhi.

Apa tujuan penerapan standar tersebut? Tak lain, untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik kepada pengguna. Selain itu, dengan terpenuhinya standar tersebut, sudah tentu citra pengelola bangunan (termasuk toilet tersebut) terjaga. Maklum, sejatinya, toilet umum menyangkut berbagai aspek seperti psikologis pengguna, kesehatan, kemanan pengguna, dan pemeliharaan.

Begitu pentingnya toilet umum sehingga Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata dan Gerakan Nasional Standarisasi Toilet Umum Indonesia, pernah melansir buku Standard Toilet Umum Indonesia.

Berikut ini beberapa kutipan tentang standar toilet umum(termasuk toilet di kantor) dari buku tersebut. Mudah-mudahan, via kutipan tersebut, kita menjadi lebih mahfum tentang bentuk ideal toilet di satu kantor.

1. Ada rasio jumlah kloset  untuk bangunan kantor. Untuk pria: 1 kloset  per 20 orang hingga 100 orang. Untuk per 30 orang tambahan, perlu tambahan 1 kloset.Untuk wanita, perhitungan di atas dikalikan dengan 1,5.

2. Adapun rasio jumlah wastafel adalah: 1 wastafel per 20 orang hingga 100 orang; untuk setiap 40 tambahan orang, perlu tambahan 1 wastafel.

3. Untuk pengadaan urinal, rasionya sebagai berikut: 1 urinal per 25 pria.

4. Toilet harus punya sistem ventilasi udara yang baik agar tak menjadi tempat perkembangbiakan bakteri dan jamur. Sebaiknya, ada alat pengering untuk lantai di bawah wastafel. Itu demi memaksimalkan upaya menjaga keringnya lantai.

5. Tempat sampah untuk toilet disediakan dekat tempat cuci tangan. Tempat sampah tersebut terbuat dari bahan kedap air dan mudah dibersihkan. Sebaiknya punya tutup yang mudah dibuka tanpa mengotori tangan. Tempat sampah harus diupayakan tak menjadi sarang perkembangbiakan serangga ataupun binatang penular penyakit.
Lantas, sebaiknya ada tempat sampah khusus untuk pembalut wanita.

6. Toilet mesti punya sistem pencahayaan alami ataupun buatan yang baik. Dengan pencahayaan yang baik, penampilan positif sebuah toilet bisa terjaga.

7. Toilet harus selalu dalam keadaan kering dan bersih untuk menghindari perkembangbiakan penyakit. Lantai toilet harus mudah dibersihkan, kedap air, dan tidak licin.

8. Toilet harus menyediakan bahan pembersih berupa air dan/atau kertas toilet.

9. Dinding toilet harus berwarna bersih dan terang.

10. Permukaan dinding toilet yang terkena air sebaiknya terbuat dari bahan kedap air dari keramik dengan minimal ketinggian 160 cm.

11. Langit-langit toilet harus bersih-terang dengan tinggi minimal 220 cm.

12. Toilet dapat dilengkapi tanaman hias/gerbera yang dapat mengisap racun dan aroma tak sedap. Itu antara lain daun jagung, pedang-pedangan, dan lain-lain.

13. Suhu ruangan normat untuk toilet adalah 20 sampai 27 derajat celcius. Kelembapan sebaiknya berkisar 40% sampai 50%.

14. Toilet kantor mesti punya sabun cair permbersih dan pengering tangan.

Dhit
Foto: Gettyimages

Tidak ada komentar:

Posting Komentar