Rabu, 15 Juni 2011

Taman Tiruan nan Asri


Taman tiruan nan asli. (Foto: Google)


KOLAM ikan yang besar melengkapi taman relief ini. Tebing-tebing dari bahan semen dibuat sedemikian rupa hingga menyerupai tebing ataupun ceruk yang asli. Tanaman hias diaplikasikan untuk "memperlembut" kesan taman yang kaku.

Tidak sulit untuk memiliki taman yang indah sebagai elemen pemanis hunian. Ada banyak ide yang dapat dituangkan dan dikreasikan ke dalam konsep taman. Salah satunya adalah taman relief.

Buat banyak orang, rumah bukan sekadar tempat bernaung, juga tempat beristirahat. Karena itu, faktor kenyamanan wajib diperhatikan. Di samping suasana di dalam rumah, atmosfer luar rumah juga harus diciptakan sedemikian rupa agar nyaman. Salah satu cara efektif untuk menunjang keinginan tersebut adalah dengan membuat taman nan asri.

Taman tidak melulu berisi unsur-unsur lembut, ada juga elemen keras (hardscape). Taman berunsur keras yang identik dengan taman relief ini belakangan sudah makin banyak diterapkan di rumah. Taman relief kian digemari lantaran pembuatan dan perawatannya mudah.

Faktor artistik merupakan hal yang paling ditonjolkan pada taman jenis ini. Taman relief identik juga dengan nuansa tiruan.Karenanya, bagi orang yang menyukai suasana natural dan hijau, jenis taman ini kurang populer atau jarang diaplikasikan. Taman relief lebih banyak "bermain" dengan elemen pasir, batu kerikil,dan batu alam.


Segi ukiran yang ditonjolkan dapat dibentuk dari pahatan dan beberapa kerokan yang dibuat sedramatis mungkin. Ukiran yang selalu digunakan untuk taman relief, biasanya bernuansa keraton. Taman relief juga sering kali menggunakan tanaman palsu. Namun, hal ini dapat dilakukan apabila letak taman tersebut tidak memiliki pencahayaan yang baik.

Konsep taman relief tidak semua menghadirkan nuansa tiruan. Penggunaan tanaman hidup juga bisa dilakukan. "Taman relief sering digunakan pada permukiman yang memiliki pencahayaan matahari yang kurang.Selain itu,taman relief merupakan alternatif untuk rumah yang tidak memiliki lahan yang luas," kata desainer eksterior Budi Pradono.

Ciri taman tiruan ini selalu diciptakan dengan konsep dinding yang terbuat dari bahan keras.Taman relief memang selalu diletakkan menempel di dinding. Selain itu, taman ini kerap didampingi unsur air yang mengalir. Taman relief umumnya berkesan kaku. Namun,Anda bisa menyiasatinya dengan menambahkan tempat duduk sebagai furnitur di taman.

Dengan begitu, taman bisa menjadi tempat favorit keluarga. Dengan menghadirkan taman relief di rumah, Anda dapat menciptakan "kawasan" rekreasi yang hemat.Apalagi bila ditambahkan elemen pelengkap seperti ayunan dan kolam ikan di sana, tentu taman tersebut akan semakin indah dan nyaman.

Jenis tanaman yang tepat juga tidak boleh dilupakan.Pada dasarnya semua jenis tanaman cocok ditanam di taman relief. Jenis tanaman merambat bisa menjadi pilihan yang pas.Tanaman rambat jenis daun yang lebar dan lebat mampu menghadirkan sensasi warna hijau yang bisa merileksasi pikiran.

"Sebenarnya, semua jenis tanaman cocok untuk ditempatkan di taman relief. Namun, pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan dan manfaatnya. Tanaman morning glory dapat dijadikan alternatif yang baik karena banyak memberikan manfaat," sebut Budi. Untuk membuat taman relief, hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan lokasi yang memiliki pencahayaan baik.

Lalu,sesuaikan konsep taman relief dengan gaya hunian. Jika hunian Anda bertema minimalis, sebaiknya padukan taman relief Anda dengan kolam ikan dan air mancur.

Sumber :  www.lifestyle.okezone.com/taman-tiruan-nan-asri

Cari Rumah ?? Gak perlu 123, Hanya KITA Ahlinya  :-)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar